17.7.09

Kangen Dibalas Cuek

Suatu malam di Bandung yang dingin. Saat liburan, Juni 2009. Malam itu saya ingin menyampaikan kangen pada seorang gadis yang lagi saya dekati dan doakan. Ia tinggal di Surabaya. Saya telepon, tapi tidak diangkat. Di-sms, juga tidak dibalas. Saya mulai kesal. Kesal, karena selama saya sedang liburan, hampir semua telepon tidak diangkat. Sms saya juga tidak pernah dibalasnya. Saya tidak habis pikir kenapa dia bertingkah seperti itu. Saya juga tidak tahu sedang berbuat salah apa.

Ketika pulang liburan, ternyata saya mendapati kalau dia kini sedang menjalin hubungan dengan pria lain. Rasa cemburu, diabaikan, dan ditolak pastilah ada – apalagi karena selama ini di mata saya dia tampak memberikan setitik harapan bahwa upaya pendekatan saya bakal ditanggapi baik. Tapi nyatanya tidak demikian. Kangen saya dibalas cueknya.

Saudara, pernahkah kita kecele? Kita merasa kita berarti, nyatanya kita tak berarti apa-apa di mata seseorang. Namun, kalau direnungi, yang salah bukan seseorang itu, tapi kita juga. Kita telah salah berharap.

Dalam kehidupan ini, tidak semua perbuatan baik dibalas dengan hal yang sama. Bahkan perbuatan baik itu sendiri kerap dilakukan tidak tulus -- mengharap pamrih. Ketika saya mendapati kenyataan ini, saya belajar bahwa kehidupan yang kerap susah ditebak ini tak pantas disesali dengan bermuram durja. Jikalau perbuatan dan niat baik itu memang ada dalam diri kita, maka Tuhan tidak akan tinggal diam. Ia akan mengganjar kita dengan memperhatikan niat dan ketulusan hati kita. (~s.n~)

5 comments:

eha said...

Ada dua kemungkinan memang, terkadang malah tiga. Satu, dia memberi harapan kosong. Dua, kita yang gede rumangsa. Tiga, kita gede rumangsa karena dia memberi harapan kosong.
Syukurlah kenyataan sebenarnya segera tersibak. Kalau berlarut-larut dalam ketidakpastian ... tentu semakin sakit terasa.

Tolush said...

Hi…



Ada info penting banget nih.. Tahun ini Jawaban.Com kembali mengadakan event gede-gedean untuk Para Bloger Kristen, yaitu Christian Indonesian Blogger Festival 2009 (CIBfest 2009). CIBfest kali ini bertema "Menjadi Jawaban Melalui Kreativitas Yang Berdampak". Ada hadiah berupa uang tunai Rp. 15 Juta Rupiah untuk 3 orang pemenang.Pastikan kamu ikutan juga Writing Competitionnya, siapa tahu hasil tulisan kamu terpilih untuk dibukukan! Yupz, Jawaban.Com bekerjasama dengan PT. Elex Media Komputindo akan menerbitkan buku kumpulan karya finalis CIBfest. Kamu ingin ikut terlibat dalam event ini? Caranya gampang dan Gratis!!! Ayo buruan daftar!! Pendaftaran terakhir tgl 30 Agustus 2009 loh.. Jadi log on langsung ke www.cibfest.jawaban.com



Di tunggu yaaa….. God Bless…

Sang Cerpenis bercerita said...

hmm..pernah deh aku ngalamin hal yg sama. memang sakit, tapi akhirnya bisa lupa juga tuh.

masmpep said...

kadang-kadang kemalangan nikmat diresapi mas. pelan-pelan. justru membuat dada mengembang. lega. dan membuat kita merasa kemalangan memang perlu ada, untuk membuat kita besar.

(halah, sok normatif, he-he-he).

Sidik Nugroho said...

@ all: tengkyu. yang penting neva gif ap aja deh... penolakan itu perlu... untuk membuat kita makin matang (hehe... emang mi rebus) :-)

neva gif ap!