14.7.09

Tak Ada Rahasia

Eddie Lembong, dalam sebuah wawancara menyatakan sesuatu yang penting tentang keberhasilan. Ia seorang pimpinan Perhimpunan INTI (Indonesia-Tionghoa). “Rahasia dagang itu tidak ada... Karena ada jarak, dan kami (orang Tionghoa) dianggap makmur, mereka (orang pribumi) menganggap pasti ada rahasia yang kami sembunyikan. Nanti kalau masyarakat bisa belajar, mereka akan kaget sendiri, sebab kami memang tidak memiliki rahasia apa-apa.”

Saya sepakat dengan apa yang dinyatakan Eddie Lembong. Tidak ada rahasia (khusus) dalam mencapai suatu keberhasilan. Kita menuai apa yang kita tabur. Kesialan menjadi bahan refleksi. Kegagalan menjadi batu loncatan. Dan seterusnya. Kita sudah terlalu sering mendengarnya.

Persoalan lain, dari pernyataan Eddie di atas, kadang kala kita berpikir ras lain lebih hebat daripada kita. Bukan hanya orang Tionghoa. Orang Eropa, Amerika, Arab, atau lainnya, kita anggap lebih bermartabat, lebih berbudaya, lebih berhasil dan sederet “lebih” lainnya -- sementara kita memutuskan meringkuk berada di belakang, atau bahkan jauh di belakang mereka.

Mentalitas ini perlu diubah. Kita yang selama ini berkubang dalam lumpur kesialan, iri terhadap kelebihan orang lain, dan mengasihani diri sendiri, perlu bangkit dengan cara pandang yang positif dalam menapaki hidup. “Semua impian kita dapat menjadi nyata kalau kita mempunyai keberanian untuk mengejarnya,” kata Walt Disney. Nah, kini, bila kita ingin mimpi kita menjadi kenyataan, kita tidak boleh kebanyakan tidur. Mari kita bangun! (~s.n~)

No comments: