21.1.10

anak itu dan kripik tempenya

"kula kelas gangsal, pak."
demikian ia menjawabku ketika kutanya
ia masih sekolah apa tidak

rambutnya klimis
senyumnya selalu tipis
dengan sepeda mini yang ia kayuh
santai ia membuat malu
para bajingan yang korup
yang menghiasi
lembar-lembar koran

akan kutunggu kripik tempemu
nikmat, mungkin buatan ayahmu
titip salam buatnya
ingin kuyakinkan dia
bahwa hidupnya bermartabat

memiliki anak sepertimu
yang tak pernah malu
menitipkan kripik tempe
di warkop itu buatku

kriuk kriuk, renyah sekali
ah, teman kecilku
segeralah datang lagi

kopi, koran, buku
dan lagu-lagu dangdut
yang selalu sertaiku
di warkop itu
kurang asoi tanpa
kripik tempemu

***

sepulang dari warkop cak min, 20 jan 2010;
di warkop melihat kripik tempe yg tgl 1 bungkus

No comments: