13.2.09

Komitmen akan Menjaganya

Berita ini rasanya pedih benar. Ada di sebuah koran, beberapa bulan lalu. Seorang wanita, usia 20 tahun, tewas dalam keadaan hamil. Ia tewas karena digebuki pacarnya. Pacarnya itu, sebelum menggebukinya, telah tahu kalau si wanita lagi hamil. Diminta untuk bertanggung jawab ia tidak mau, malah mengajak si wanita bersetubuh. Si wanita menolak ajakan itu.

Penolakan itu, diramu dengan nafsu tertahan dan mungkin juga panik, membuat si pria malah menggebuki pacarnya itu hingga tewas.

Cinta, nafsu, dan komitmen. Dari sinilah segala hal tersebut di atas dipulangkan. Kita dapat mencintai seseorang dengan alasan apa pun karena di dunia ini banyak sekali definisi dan upaya memaknai cinta. Namun, cinta tak luput dari nafsu, karena manusia normal, ketika mencintai seseorang, pasti suatu ketika berhasrat mencumbunya. Cumbu-rayu, persetubuhan, dan segala hubungan fisik lainnya akan menyakitkan jika dilakukan tanpa komitmen.

Kini, marilah kita renungkan: apa pun yang membuat kita jatuh hati di masa lalu terhadap seseorang, akan diuji dengan keberadaan komitmen.

Mata yang indah, paras yang memikat, sebuah perjumpaan yang istimewa dapat menjadi sebab-sebab berseminya cinta. Namun, ketika cinta itu tak lagi bersemi, dilanda musim kering dan badai, kita kadang tidak siap. Kita abai terhadap segala kenangan yang kita miliki dengan yang kita kasihi, juga rasa dan aroma yang terkandung dalam kenangan itu -- seindah apa pun. Nah, di saat itu, komitmenlah yang akan menjaganya, sampai akhir nanti. (~s.n~)

4 comments:

Sang Cerpenis bercerita said...

pertamaaaxx..

iya, aku pernah baca beritanya tuh. kejam banget ya tuh cowok. abis manis sepah diludahin. duuuh, jahatnya.

makanya, harus hati2 deh jadi cewek. jgn mudah terbujuk ama rayuan gombal cowok.

btw, kapan esainya dibuat? ditunggu ya.

Vicky Laurentina said...

Berkomitmenlah seperti Andrea Hirata, "Cinta itu.. bahwa saat dia telah tua renta, kau akan tetap menyebut dia jelita, meskipun wajahnya jelek seperti jeruk purut.."

Blu3Akazukin said...

bagus banget isinya.

aku juga sering sebel kalo misalnya pacaran cuma liat mukanya doang

males banget

mpep said...

saya sedang jatuh cinta ini mas. sedang ingin mengaktualisasikan cinta setiap hari. adakah cerita yang membakar, bukan menakuti seperti ini, he-he-he.

saya tak ingin seperti pat kay mas: beginilah cinta. deritanya tiada akhir....